-->

Begini Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula Biar Ga Salah Pilih

Buat anda yang sedang dan baru belajar investasi, mungkin masih ada sedikit kebingungan dan keraguan dalam benak anda untuk menempatkan uang yang anda miliki ke dalam suatu kendaraan investasi. Biar tidak tambah bingung ikuti langkah-langkah cara investasi reksadana untuk pemula ini ya.


Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula
Jangan bingung, ikuti 6 langkah cara investasi reksadana untuk pemula ini.

Berinvestasi di reksadana adalah salah satu pilihan untuk belajar menanamkan modal yang anda miliki sekarang agar hasilnya dapat anda petik di hari tua nanti.  Reksadana memang memiliki keunggulan dalam hal kemudahan serta harga yang terjangkau sebagai opsi investasi.

Tujuan anda untuk menyisihkan sedikit demi sedikit pendapatan anda tiap waktu tentu untuk mendapat keuntungan bukan ?

Tentu saja jawabannya "Ya !"

Sampai saat ini belum pernah saya mendengar orang berinvestasi untuk mendapatkan nilai yang sama atau bahkan kurang di masa mendatang.

Reksadana pun memiliki berbagai macam produk serta karakternya yang mungkin dapat membingungkan investor awam sehingga berpotensi mengakibatkan salah pilih yang pada akhirnya akan menurunkan nilai investasi anda.

Akan tetapi anda tidak perlu takut dan mundur dari investasi di reksadana. Sebab semuanya dapat dan mudah dipelajari. Salah satunya dengan membaca langkah demi langkah cara investasi reksadana di bawah ini biar nantinya anda tidak salah menjatuhkan pilihan.

Ikuti terus...

Bagaimana Investasi Reksadana Bekerja


Bagi yang sudah sering berkunjung ke blog ini tentunya sudah tidak asing lagi mengenai pengertian dan cara kerja reksadana.

Simpelnya reksadana digunakan sebagai wadah untuk mengumpulkan modal. Darimana ? ya dari kita-kita sebagai investor retail. Nanti uang yang telah dikumpulkan tersebut akan mereka investasikan ke chanel-chanel investasi yang available yang akan kita sebut sebagai portfolio efek.

Seperti apa chanel-chanel investasi tersebut ? bermacam-macam, sebut saja di antaranya deposito, obligasi maupun saham. Lalu siapa yang mempunyai kuasa untuk menentukan penempatan modal para investor di reksadana ?Jawabannya ialah manajer investasi.

Manajer investasi bisa berupa sebuah institusi yang memiliki tugas diantaranya : mengelola aset para nasabah reksadana, membeli atau menjual sebuah efek dalam portfolio reksadana yang tujuannya tentu mendapatkan keuntungan terbesar bagi para investor yang telah mempercayakan dana mereka. Manajer investasi yang baik tentunya harus mengantongi izin dari OJK ya.


1. Kenali Tujuan Investasi Reksadana Anda



Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula
Mengerti tujuan keuangan anda merupakan langkah pertama untuk mulai berinvestasi di reksadana


Oke. Pertama-tama yang harus anda lakukan adalah membuat list mengenai tujuan keuangan yang ingin anda capai. Anda ingin membeli handphone ? membeli sebuah lahan saat pensiun nanti ? atau merencanakan liburan ke luar negeri dalam 5 tahun ke depan ? seperti itulah daftar keinginan yang harus anda buat.

Setelah itu review masing-masing tujuan dan berikan perkiraan dalam berapa waktu ke depan rencana anda akan membutuhkan sejumlah dana. Membeli sebuah lahan yang akan anda bangun sebuah rumah di atasnya dalam katakanlah, 20 tahun ke depan akan memerlukan strategi penanaman modal yang anda miliki dibandingkan saat anda ingin membeli sebuah handphone baru dalam satu bulan ke depan.

Dengan memiliki daftar tujuan keuangan yang jelas, ke depannya akan lebih mudah bagi anda untuk memilih produk reksadana yang tepat sasaran.

Untuk kebutuhan jangka pendek seperti membeli handphone di atas, tentunya anda tidak mengiginkan hasil investasi yang anda tanamkan mengalami penurunan nilai bukan ? maka anda harus memilih jenis reksadana dengan resiko rendah dan kenaikan yang stabil yang ada dalam karakter produk reksadana pasar uang.

Seperti itu analoginya.


2. Perdalam Pengetahuan Mengenai Produk Reksadana



Cara Investasi Reksadana Pemula
Pelajari banyak hal dan istilah dalam investasi reksadana


Langkah berikutnya yang perlu anda lakukan ialah belajar lebih dalam mengenai produk reksadana, siapa manajer investasinya, istilah-istilah yang umum digunakan dalam reksadana, berbagai jenis index reksadana juga kinerja historisnya.

Indopremier, sampai artikel ini ditulis memiliki 230 produk reksadana yang dapat anda perjual belikan. Jumlah tersebut terbagi lagi menjadi 187 jenis reksadana umum dan 43 jenis reksadana syariah. Sementara situs Bareksa memiliki 199 jenis reksadana yang dapat ditransaksikan. Jumlah yang cukup banyak yang dapat anda explore.

Tapi sampai disini jangan ngeper dulu ya melihat begitu banyak hal yang harus anda pelajari dalam dunia reksadana. Tidak semua harus anda kuasai dalam satu malam. Anda dapat mulai berinvestasi sambil terus belajar. Lama kelamaan anda pasti dapat menemukan reksadana terbaik yang dapat anda andalkan dalam portfolio yang anda miliki.


3. Pilih Platfrom Investasi Reksadana Online



Cara Investasi Reksadana Online
Banyak platform yang dapat anda pilih untuk investasi reksadana di antaranya dari marketplace Tokopedia


Di point No.2 saya sudah menyebutkan 2 platform investasi reksadana terbesar di Indonesia, yakni Indopremier dan Bareksa. Anda bisa menemukan ratusan produk reksadana dari puluhan manajer investasi yang terdaftar di sana.

Ada berbagai macam pilihan platform lain yang secara umum sudah menawarkan investasi reksadana secara online. Mulai dari jenis perbankan seperti reksadana mandiri, supermarket reksadana non-bank seperti Tanamduit, Bibit dan Ajaib, sampai dengan marketplace yang menawarkan jual-beli reksadana dalam fiturnya seperti Tokopedia dan Bukalapak.



Silakan anda tentukan platform mana yang paling nyaman dan mudah anda gunakan dari beragam contoh di atas.

Kalau saya sih pilih yang menawarkan produk reksadana  serta informasinya paling lengkap.


4. Membeli Reksadana Pilihan



Reksadana Terbaik
Ada beragam pilihan reksadana yang dapat anda beli lewat platform investasi (Sumber :Bareksa)


Now you're set!

Anda sudah memahami tujuan investasi anda. Mempelajari produk-produk reksadana yang available di pasaran. Mendalami past performance dari masing-masing produk yang ada lewat prospektus maupun fund fact sheet yang tersedia di website/aplikasi sekuritas, serta memilih platform investasi reksadana yang paling cocok dengan kebutuhan anda.

Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan ialah membeli reksadana pilihan.

Proses pembelian reksadana salah satunya dapat dilakukan dengan mendeposit sejumlah dana yang ingin anda investasikan ke sebuah Rekening Dana Investor (RDI). RDI ini merupakan rekening yang dibuat khusus untuk bertransaksi di pasar efek. Nah, lewat RDI ini anda dapat melakukan transaksi pembelian reksadana dengan mentransfer dana pembelian ke bank kustodian dengan tujuan rekening reksadana yang anda pilih.


5. Pantau Kinerja Reksadana Dari Waktu Ke Waktu



Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula
Pantau ya perkembangan hasil investasi reksadana anda dari waktu ke waktu


Begitu reksadana sudah anda miliki, pekerjaan selanjutnya yang anda perlu lakukan ialah memantau kinerja reksadana tersebut. Salah satu variabel yang harus diperhatikan ialah pergerakan dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) harian reksadana tersebut.

Anda dapat membandingkan trend pergerakan NAB dengan index aset dasar reksadana tersebut. Misalkan reksadana saham dapat anda bandingkan dengan Index Harga Saham Gabungan (IHSG). Apakah reksadana anda mampu meng-outperform index ? atau justru turun lebih dalam di saat index mengalami penurunan.

Di sanalah tugas kita sebagai investor untuk menganalisa pertumbuhan aset yang kita miliki. Dari monitoring kinerja juga kita dapat menilai kualitas dari manajer investasi yang mengelola reksadana yang kita miliki.


6. Tentukan Langkah Selanjutnya



Investasi Reksadana Untuk Pemula

Setelah mengetahui hasil investasi reksadana anda, sudah tahu langkah berikutnya ?

Oke. sampai di sini saya asumsikan anda sudah membeli reksadana dan mengamati pergerakan NAB hariannya ya. Anggaplah anda sudah mengantongi reksadana tersebut selama 6 bulan. Dari 6 bulan tersebut anda semestinya telah mendapatkan hasil evaluasi terhadap performa reksadana yang anda miliki.

Apakah lebih baik dari index acuan reksadana tersebut ? dan bagaimana posisinya dibandingkan dengan reksadana sejenisnya. Dari pengamatan di atas anda tentunya memiliki pertimbangan untuk menentukan kelanjutan dari reksadana yang anda miliki.

Apabila reksadana yang anda miliki berkinerja buruk apa anda akan langsung menjualnya, atau memberikan tambahan waktu evaluasi beberapa bulan lagi sambil melihat ada perbaikan kinerja ?. Sebaliknya, bila reksadana yang anda miliki berkinerja ciamik apa anda akan segera menjualnya untuk meraup cuan ? atau mempertahankannya di portfolio anda sambil sesekali melakukan top up kepemilikan produk tersebut ?.

Apapun itu keputusan di tangan anda wahai investor reksadana.


Salam Investasi !


LihatTutupKomentar
Cancel